MANAGEMENT KEUANGAN PERUSAHAAN ( PENGANTAR BISNIS BAB IX )
Nama : Rahmat Jatnika
Kelas
: 1EB02
NPM : 24217894
KATA PENGANTAR
Puji sukur
saya panjatkan ke hadirat Tuhan yang maha esa, karna karena rahmat serta hidayahnya saya dapat merampungkan pekerjaan
pengantar usaha bab IX yang
berjudul “Manajemen Keuangan Perusahaan”. Pekerjaan
ini diserahkan manfaat penuhi mata kuliah pengantar usaha.
Keinginan saya mudah-mudahan pekerjaan ini bias menolong menaikkan pengetahuan serta pengalaman untuk beberapa pembaca, hingga saya bisa melakukan perbaikan bentuk ataupun isi pekerjaan ini hingga nantinya bisa tambah baik.
saya mengerti kalau dalam pengaturan tulisan ini jauh dari prima, baik dari sisi pengaturan, bahasan, maupun penulisannya. Oleh karenanya saya menginginkan kritik serta anjuran yang sifatnya membuat, terutama dari dosen mata kuliah pengantar usaha manfaat jadi referensi dalam bekal pengalaman untuk saya untuk tambah baik di masa mendatang.
Keinginan saya mudah-mudahan pekerjaan ini bias menolong menaikkan pengetahuan serta pengalaman untuk beberapa pembaca, hingga saya bisa melakukan perbaikan bentuk ataupun isi pekerjaan ini hingga nantinya bisa tambah baik.
saya mengerti kalau dalam pengaturan tulisan ini jauh dari prima, baik dari sisi pengaturan, bahasan, maupun penulisannya. Oleh karenanya saya menginginkan kritik serta anjuran yang sifatnya membuat, terutama dari dosen mata kuliah pengantar usaha manfaat jadi referensi dalam bekal pengalaman untuk saya untuk tambah baik di masa mendatang.
Jakarta, 3 Oktober 2017
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
Manajemen keuangan adalah
manajemen pada beberapa
fungsi keuangan. Beberapa fungsi keuangan itu mencakup begaimana peroleh dana (raising of fund) serta
bagaimana memakai dana itu
(allocation of fund). Manajer keuangan mempunyai
urusan dengan pemilihan jumlah aktiva yang layak dari investasi pada beragam
aktiva serta pilih
sumber-sumber dana untuk membelanjai aktiva itu.
Untuk membelanjai keperluan dana itu, manajer keuangan bisa memenuhinya dari sumber yang datang dari luar perusahaan serta bisa pula yang datang dari dalam perusahaan. Sumber dari luar perusahaan datang dari pasar modal, yakni pertemuan pada pihak memerlukan dana serta pihak yang bisa sediakan dana. Dana yang datang dari pasar modal ini bisa berupa hutang (obligasi) atau modal sendiri (saham). Sumber dari dalam perusahaan datang dari penyisihan laba perusahaan (laba ditahan), cadangan, ataupun depresiasi.
Sesudah dana didapat, dana itu mesti dipakai untuk membelanjai operasi perusahaan. Dana juga akan tertanam pada beragam kekayaan riil perusahaan.
Manajemen keuangan mempunyai peranan dalam kehidupan perusahaan ditetapkan oleh perubahan ekonomi kapitalisme. Pada awal lahirnya kapitalisme jadi sistem ekonomi pada era 18, manajemen keuangan cuma mengulas topic rugi-laba. Setelah itu berturut-turut ia mempunyai peran diantaranya seperti berikut :
1. Th. 1900 awal : Penerbit surat berharga
2. Th. 1930 – 1940 : kebangkrutan, reorganisasi
3. Th. 1940 – 1950 : biaya & internal audit
4. Th. 1950 – 1970 : eksternal perusahaan
5. Th. 1970 – 1980 : inflasi
6. Th. 1980 – 1990 : krisis ekonomi keuangan
7. Th. 1990 – saat ini : globalisasi
Untuk membelanjai keperluan dana itu, manajer keuangan bisa memenuhinya dari sumber yang datang dari luar perusahaan serta bisa pula yang datang dari dalam perusahaan. Sumber dari luar perusahaan datang dari pasar modal, yakni pertemuan pada pihak memerlukan dana serta pihak yang bisa sediakan dana. Dana yang datang dari pasar modal ini bisa berupa hutang (obligasi) atau modal sendiri (saham). Sumber dari dalam perusahaan datang dari penyisihan laba perusahaan (laba ditahan), cadangan, ataupun depresiasi.
Sesudah dana didapat, dana itu mesti dipakai untuk membelanjai operasi perusahaan. Dana juga akan tertanam pada beragam kekayaan riil perusahaan.
Manajemen keuangan mempunyai peranan dalam kehidupan perusahaan ditetapkan oleh perubahan ekonomi kapitalisme. Pada awal lahirnya kapitalisme jadi sistem ekonomi pada era 18, manajemen keuangan cuma mengulas topic rugi-laba. Setelah itu berturut-turut ia mempunyai peran diantaranya seperti berikut :
1. Th. 1900 awal : Penerbit surat berharga
2. Th. 1930 – 1940 : kebangkrutan, reorganisasi
3. Th. 1940 – 1950 : biaya & internal audit
4. Th. 1950 – 1970 : eksternal perusahaan
5. Th. 1970 – 1980 : inflasi
6. Th. 1980 – 1990 : krisis ekonomi keuangan
7. Th. 1990 – saat ini : globalisasi
Maksud Penulisan
• Memahami apakah itu penganggaran modal
• Mengetahui Penggolongan investasi aktiva tetaplah serta penentuan alternatif
• Ketahui Cara penilaian investasi
• Tahu apakah itu Arus kas masuk
• Mengerti Cara Average Rate of return
• Mengerti Cara masa pengembalian investasi
• Mengerti Cara net present value
• Mengerti Cara Keuntunganability index
• Tahu Cara internal rate of return
• Memahami Kenapa perusahaan memerlukan dana
• Ketahui type type Pembiayaan perusahaan
Faedah Penulisan
Bisa membuat peranan baik mengenai peranan serta tanggung jawab manajer keuangan dan mengerti bagaimana rencana keuangan dalam perusahaan
• Memahami apakah itu penganggaran modal
• Mengetahui Penggolongan investasi aktiva tetaplah serta penentuan alternatif
• Ketahui Cara penilaian investasi
• Tahu apakah itu Arus kas masuk
• Mengerti Cara Average Rate of return
• Mengerti Cara masa pengembalian investasi
• Mengerti Cara net present value
• Mengerti Cara Keuntunganability index
• Tahu Cara internal rate of return
• Memahami Kenapa perusahaan memerlukan dana
• Ketahui type type Pembiayaan perusahaan
Faedah Penulisan
Bisa membuat peranan baik mengenai peranan serta tanggung jawab manajer keuangan dan mengerti bagaimana rencana keuangan dalam perusahaan
BAB II
PEMBAHASAN
PERAN, TUGAS, & TANGGUNG JAWAB MANAJER KEUANGAN
1. Peranan Manajer Keuangan
Keberhasilan satu perusahaan di pengaruhi oleh kekuatan Manajer Keuangan untuk menyesuaikan pada perubahan, tingkatkan dana perusahaan hingga keperluan perusahaan bisa tercukupi, investasi dalam aset-aset perusahaan serta kekuatan mengelolanya dengan bijaksana. Jika perusahaannya bisa diperkembang dengan baik oleh Manajer Keuangan, jadi pada gilirannya keadaan perekonomian keseluruhannya juga jadi tambah baik. Kalau dengan lebih luas dana-dana dialokasikan dengan tidak pas, jadi perkembangan ekonomi juga akan jadi lambat. Dalam satu perekonomian, efisiensi alokasi sumber-sumber daya yaitu begitu perlu untuk perkembangan ekonomi dengan maksimal. Hal semacam ini penting juga untuk menanggung kalau individu-individu bisa menjangkau kenikmatan teratas untuk bebrapa keperluan pribadi mereka. Jadi, lewat investasi, pembelanjaan serta pengelolaan aset-aset dengan efektif, Manajer Keuangan berikan sumbangan pada perkembangan kekayaan perusahaan serta perkembangan ekonomi secara detail.
2. Pekerjaan Manajer Keuangan
Kesibukan perusahaan dilihat dari pojok manajemen keuangan jadi pekerjaan manajer keuangan. Tugasnya diantaranya yaitu seperti berikut :
1. Perolehan dana dengan cost murah.
2. Penggunaan dana efisien serta efektif
3. Analisis laporan keuangan
4. Analisis lingkungan Internal serta eksternal yang terkait dengan ketentuan teratur serta spesial.
Aktivitas perlu beda yang perlu dikerjakan manajer keuangan menyangkut lima (5) segi yakni :
1. Peramalan serta rencana
Mengkoordinasi sistem rencana yang juga akan membuat masa depan perusahaan.
2. Keputusan-keputusan investasi serta pendanaan
Menolong memastikan tingkat penjualan perusahaan yang maksimal, mengambil keputusan aset khusus yang perlu didapat, serta pilih langkah paling baik untuk mendanai aset.
3. Koordinasi serta control
Berhubungan dengan karyawan-karyawan beda untuk meyakinkan kalau perusahaan sudah beroperasi seefisien mungkin saja.
4. Berhubungan dengan pasar keuangan
Berhubungan untuk memperoleh atau menanamkan dana perusahaan.
5. Manajemen resiko
Bertanggungjawab untuk program manajemen resiko keseluruhannya termasuk juga mengidentifiksi resiko serta lalu mengelolanya dengan efektif.
Dari ke-5 segi itu bisa diambil kesimpulan kalau pekerjaan pokok manajer keuangan terkait dengan ketentuan investasi serta pembiayaannya. Dalam menggerakkan peranannya, pekerjaan manajer keuangan terkait segera dengan ketentuan pokok perusahaan serta punya pengaruh pada nilai perusahaan.
PEMBAHASAN
PERAN, TUGAS, & TANGGUNG JAWAB MANAJER KEUANGAN
1. Peranan Manajer Keuangan
Keberhasilan satu perusahaan di pengaruhi oleh kekuatan Manajer Keuangan untuk menyesuaikan pada perubahan, tingkatkan dana perusahaan hingga keperluan perusahaan bisa tercukupi, investasi dalam aset-aset perusahaan serta kekuatan mengelolanya dengan bijaksana. Jika perusahaannya bisa diperkembang dengan baik oleh Manajer Keuangan, jadi pada gilirannya keadaan perekonomian keseluruhannya juga jadi tambah baik. Kalau dengan lebih luas dana-dana dialokasikan dengan tidak pas, jadi perkembangan ekonomi juga akan jadi lambat. Dalam satu perekonomian, efisiensi alokasi sumber-sumber daya yaitu begitu perlu untuk perkembangan ekonomi dengan maksimal. Hal semacam ini penting juga untuk menanggung kalau individu-individu bisa menjangkau kenikmatan teratas untuk bebrapa keperluan pribadi mereka. Jadi, lewat investasi, pembelanjaan serta pengelolaan aset-aset dengan efektif, Manajer Keuangan berikan sumbangan pada perkembangan kekayaan perusahaan serta perkembangan ekonomi secara detail.
2. Pekerjaan Manajer Keuangan
Kesibukan perusahaan dilihat dari pojok manajemen keuangan jadi pekerjaan manajer keuangan. Tugasnya diantaranya yaitu seperti berikut :
1. Perolehan dana dengan cost murah.
2. Penggunaan dana efisien serta efektif
3. Analisis laporan keuangan
4. Analisis lingkungan Internal serta eksternal yang terkait dengan ketentuan teratur serta spesial.
Aktivitas perlu beda yang perlu dikerjakan manajer keuangan menyangkut lima (5) segi yakni :
1. Peramalan serta rencana
Mengkoordinasi sistem rencana yang juga akan membuat masa depan perusahaan.
2. Keputusan-keputusan investasi serta pendanaan
Menolong memastikan tingkat penjualan perusahaan yang maksimal, mengambil keputusan aset khusus yang perlu didapat, serta pilih langkah paling baik untuk mendanai aset.
3. Koordinasi serta control
Berhubungan dengan karyawan-karyawan beda untuk meyakinkan kalau perusahaan sudah beroperasi seefisien mungkin saja.
4. Berhubungan dengan pasar keuangan
Berhubungan untuk memperoleh atau menanamkan dana perusahaan.
5. Manajemen resiko
Bertanggungjawab untuk program manajemen resiko keseluruhannya termasuk juga mengidentifiksi resiko serta lalu mengelolanya dengan efektif.
Dari ke-5 segi itu bisa diambil kesimpulan kalau pekerjaan pokok manajer keuangan terkait dengan ketentuan investasi serta pembiayaannya. Dalam menggerakkan peranannya, pekerjaan manajer keuangan terkait segera dengan ketentuan pokok perusahaan serta punya pengaruh pada nilai perusahaan.
3
Tanggung Jawab Manajer Keuangan
Manajer keuangan memiliki
tanggung jawab yang besar pada
apa yang sudah dikerjakannya. Ada juga ketentuan keuangan sebagai
tanggung jawab manajer keuangan digolongkan kedalam tiga (3) type :
1. Memutuskan investasi/pembelanjaan aktif (investment decision)
Menyangkut problem penentuan investasi yang dikehendaki dari sekumpulan peluang yang ada, pilih satu atau lebih alternatif investasi yang dinilai paling untungkan.
• Implementasi dari allocation off funds (kesibukan pemakaian dana).
• Allocation of funds dapat dalam periode pendek berbentuk working capital, berbentuk aktiva lancar atau periode panjang berbentuk capital investment, berbentuk aktiva tetaplah.
• Tercermin di bagian aktiva (kiri) satu neraca. Komposisi aktiva mesti diputuskan umpamanya berapakah aktiva keseluruhan yang dialokasikan untuk kas atau persediaan, aktiva yang dengan ekonomis tidak bisa dipertahankan mesti dikurangi, di hilangkan atau ditukar.
2. Memutuskan pendanaan/pembelanjaan pasif (financing decision)
Menyangkut problem penentuan beragam bentuk sumber dana yang ada untuk lakukan investasi, pilih satu atau lebih alternatif pembelanjaan yang menyebabkan cost paling murah.
•Implementasi dari rasing of funds (kesibukan pencapaian dana), mencakup besarnya dana, periode waktu pemakaian, aslinya dana dan, beberapa kriteria yang muncul karna penarikan dana itu.
•Hasil financing dicision tercermin di samping kanan dari neraca.
•Raising of funds dapat didapat dari internal (modal sendiri) mencakup : saham preferen, saham umum, laba ditahan serta cadangan, ataupun eksternal (modal asing) periode pendek ataupun periode panjang. Sumber dana periode pendek, umpamanya utang dagang (trade payable atau open akun), utang wesel (notes payable), utang upah, utang pajak. Sumber dana periode panjang umpamanya, utang bank, serta obligasi.
3. Memutuskan dividen (dividend decision)
Menyangkut problem pemilihan besarnya persentase dari laba yang juga akan dibayarkan jadi dividen tunai pada beberapa pemegang saham, kestabilan pembayaran dividen, pembagian saham dividen serta pembelian kembali saham-saham.
• Terkait dengan pemilihan prosentase dari keuntungan neto yang juga akan dibayarkan jadi kontan dividend.
• Pemilihan stok dividen serta pembelian kembali saham.
Keputusan-keputusan itu mesti di ambil dalam kerangka maksud yang semestinya dipakai oleh perusahaan yakni memaksimumkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan yaitu harga yang terjadi kalau perusahaan di jual. Jika perusahaan “go public” jadi nilai perusahaan ini juga akan dicerminkan oleh harga saham perusahaan itu. Dengan meningkatnya nilai perusahaan, jadi yang memiliki perusahaan jadi lebih makmur hingga mereka jadi lebih suka.
Aktivitas mencari alternatif sumber dana menyebabkan ada arus kas masuk, sesaat aktivitas membagikan dana serta pembayaran dividen menyebabkan arus kas keluar, jadi manajemen keuangan seringkali dimaksud manajemen aliran (arus) kas.
v Penganggaran Modal (Capital Budgeting)
Arti penganggaran modal dipakai untuk menggambarkan aksi rencana serta pembelanjaan pengeluaran modal, seperti untuk pembelian equipmen baru untuk mengenalkan product baru, serta untuk memodernisasi sarana pabrik.
Penganggaran Modal – Satu Rencana Investasi
Disebutkan jadi satu rencana investasi, sebab peng biaya modal melibatkan satu pengikatan (penanaman) dana di masa saat ini dengan keinginan peroleh keuntungan yang diinginkan di masa yang akan datang.
Investasi memerlukan dana yang relatif besar serta keterika tan dana itu dalam periode waktu yang relatif panjang, dan memiliki kandungan kemungkinan.
v Penggolongan investasi aktiva tetaplah serta penentuan alternative
Terdapat banyak criteria dalam penilaian investasi yaitu bisa memakai sebagian cara :
1. Payback cara
2. Average return on investment
3. Present value
4. Discounted kontan flows
v Cara penilaian investasi
Cara yang mendasarkan perhitungan atas keuntungan akuntasi serta cara yang mendasarkan perhitungan atas basic kontan flow. Arus kas masuk Arus kas yang masuk dari penjualan barang serta jasa, pendapatan dividen, pendapatan bunga, serta penerimaan operasi yang lain. Tiap-tiap saran pengeluaran modal (capital expenditure) senantiasa memiliki kandungan dua jenis aliran kas, yakni : Aliran kas keluar netto (net kontan outflow), yakni aliran uang tunai yang diperlukan untuk investasi baru. Aliran kas masuk netto (net kontan in flow), yakni aliran uang tunai masuk jadi hasil dari investasi baru serta seringkali juga dimaksud net kontan proceeds.
v Cara Average Rate of Return Cara ini mengukur berapakah tingkat keuntungan rata-rata yang didapat dari satu investasi. Angka yang dipakai yaitu laba sesudah pajak dibanding dengan keseluruhan average investment. Hasil yang didapat dinyatakan dalam persentase. Angka ini lalu diperbandingkan tingkat keuntungan yang disyaratkan, jadi project disebutkan untungkan, jika lebih kecil dari pada tingkat keuntungan yang disyaratkan project tidak diterima. Keunggulan : Simpel serta gampang dimengerti.
Cara ini memakai data akuntansi yang telah ada hingga tidak membutuhkan perhitungan tambahan Kekurangan : Tidak mempertimbangkan “time value of money” . Mengutamakan pada laba akuntansi serta bukanlah pada arus kas dari investasi bersangkutan . Adalah pendekatan periode pendek dengan memakai angka rata-rata yang menyesatkan . Kurang mempertimbangkan periode waktu investasi
v Cara Payback Cara ini coba mengukur seberapa cepat investasi dapat kembali, karena itu basic yang dipakai yaitu aliran kas, bukanlah laba. Karenanya unit akhirnya bukanlah persentase, namun unit saat. Bila periode payback ini lebih pendek dari pada yang disyaratkan, jadi project disebutkan untungkan, sedang bila lebih lama project tidak diterima. Tetapi masalah intinya yaitu sulitnya memastikan periode payback maximum yang disyaratkan, untuk dipakai jadi angka pembanding. Dalam prakteknya, yang dipakai yaitu payback biasanya dari perusahaan-perusahaan yang semacam. Kekurangan beda dari cara ini yaitu diabaikannya nilai saat uang serta diabaikannya aliran kas sesudah periode payback. Pada akhirnya kekurangan pertama diatasi oleh cara Discounted Kontan Flow. Umpamanya project A dengan investasi 20 juta, dengan umur ekonomis 6 th., mempunyai aliran kas 6. 5 juta per th.. Project B dengan investasi 20 juta juga, umur ekonomis 10 th., aliran kas 6 juta per th.. Tingkat bunga yang dipandang relevan yaitu 10 persen. Jadi kurun waktu kurang 4 th., investasi A juga akan kembali, sedang B memerlukan saat lebih 4 th.. Tetapi dengan keseluruhan investasi B juga akan memberi penambahan kas yang semakin banyak (karna umur ekonomis yang lebih lama). Jadi dengan DCF ini cuma merampungkan problem diabaikannya nilai saat uang saja, namun belum juga bisa menangani problem diabaikannya aliran kas sesudah periode payback. Akan tetapi langkah tersebut tetaplah popular dipakai, tetapi cuma untuk pelengkap penilaian investasi saja, terlebih untuk perusahaan yang hadapi masalah likuiditas atau kelancaran keuangan periode pendek.
1. Memutuskan investasi/pembelanjaan aktif (investment decision)
Menyangkut problem penentuan investasi yang dikehendaki dari sekumpulan peluang yang ada, pilih satu atau lebih alternatif investasi yang dinilai paling untungkan.
• Implementasi dari allocation off funds (kesibukan pemakaian dana).
• Allocation of funds dapat dalam periode pendek berbentuk working capital, berbentuk aktiva lancar atau periode panjang berbentuk capital investment, berbentuk aktiva tetaplah.
• Tercermin di bagian aktiva (kiri) satu neraca. Komposisi aktiva mesti diputuskan umpamanya berapakah aktiva keseluruhan yang dialokasikan untuk kas atau persediaan, aktiva yang dengan ekonomis tidak bisa dipertahankan mesti dikurangi, di hilangkan atau ditukar.
2. Memutuskan pendanaan/pembelanjaan pasif (financing decision)
Menyangkut problem penentuan beragam bentuk sumber dana yang ada untuk lakukan investasi, pilih satu atau lebih alternatif pembelanjaan yang menyebabkan cost paling murah.
•Implementasi dari rasing of funds (kesibukan pencapaian dana), mencakup besarnya dana, periode waktu pemakaian, aslinya dana dan, beberapa kriteria yang muncul karna penarikan dana itu.
•Hasil financing dicision tercermin di samping kanan dari neraca.
•Raising of funds dapat didapat dari internal (modal sendiri) mencakup : saham preferen, saham umum, laba ditahan serta cadangan, ataupun eksternal (modal asing) periode pendek ataupun periode panjang. Sumber dana periode pendek, umpamanya utang dagang (trade payable atau open akun), utang wesel (notes payable), utang upah, utang pajak. Sumber dana periode panjang umpamanya, utang bank, serta obligasi.
3. Memutuskan dividen (dividend decision)
Menyangkut problem pemilihan besarnya persentase dari laba yang juga akan dibayarkan jadi dividen tunai pada beberapa pemegang saham, kestabilan pembayaran dividen, pembagian saham dividen serta pembelian kembali saham-saham.
• Terkait dengan pemilihan prosentase dari keuntungan neto yang juga akan dibayarkan jadi kontan dividend.
• Pemilihan stok dividen serta pembelian kembali saham.
Keputusan-keputusan itu mesti di ambil dalam kerangka maksud yang semestinya dipakai oleh perusahaan yakni memaksimumkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan yaitu harga yang terjadi kalau perusahaan di jual. Jika perusahaan “go public” jadi nilai perusahaan ini juga akan dicerminkan oleh harga saham perusahaan itu. Dengan meningkatnya nilai perusahaan, jadi yang memiliki perusahaan jadi lebih makmur hingga mereka jadi lebih suka.
Aktivitas mencari alternatif sumber dana menyebabkan ada arus kas masuk, sesaat aktivitas membagikan dana serta pembayaran dividen menyebabkan arus kas keluar, jadi manajemen keuangan seringkali dimaksud manajemen aliran (arus) kas.
v Penganggaran Modal (Capital Budgeting)
Arti penganggaran modal dipakai untuk menggambarkan aksi rencana serta pembelanjaan pengeluaran modal, seperti untuk pembelian equipmen baru untuk mengenalkan product baru, serta untuk memodernisasi sarana pabrik.
Penganggaran Modal – Satu Rencana Investasi
Disebutkan jadi satu rencana investasi, sebab peng biaya modal melibatkan satu pengikatan (penanaman) dana di masa saat ini dengan keinginan peroleh keuntungan yang diinginkan di masa yang akan datang.
Investasi memerlukan dana yang relatif besar serta keterika tan dana itu dalam periode waktu yang relatif panjang, dan memiliki kandungan kemungkinan.
v Penggolongan investasi aktiva tetaplah serta penentuan alternative
Terdapat banyak criteria dalam penilaian investasi yaitu bisa memakai sebagian cara :
1. Payback cara
2. Average return on investment
3. Present value
4. Discounted kontan flows
v Cara penilaian investasi
Cara yang mendasarkan perhitungan atas keuntungan akuntasi serta cara yang mendasarkan perhitungan atas basic kontan flow. Arus kas masuk Arus kas yang masuk dari penjualan barang serta jasa, pendapatan dividen, pendapatan bunga, serta penerimaan operasi yang lain. Tiap-tiap saran pengeluaran modal (capital expenditure) senantiasa memiliki kandungan dua jenis aliran kas, yakni : Aliran kas keluar netto (net kontan outflow), yakni aliran uang tunai yang diperlukan untuk investasi baru. Aliran kas masuk netto (net kontan in flow), yakni aliran uang tunai masuk jadi hasil dari investasi baru serta seringkali juga dimaksud net kontan proceeds.
v Cara Average Rate of Return Cara ini mengukur berapakah tingkat keuntungan rata-rata yang didapat dari satu investasi. Angka yang dipakai yaitu laba sesudah pajak dibanding dengan keseluruhan average investment. Hasil yang didapat dinyatakan dalam persentase. Angka ini lalu diperbandingkan tingkat keuntungan yang disyaratkan, jadi project disebutkan untungkan, jika lebih kecil dari pada tingkat keuntungan yang disyaratkan project tidak diterima. Keunggulan : Simpel serta gampang dimengerti.
Cara ini memakai data akuntansi yang telah ada hingga tidak membutuhkan perhitungan tambahan Kekurangan : Tidak mempertimbangkan “time value of money” . Mengutamakan pada laba akuntansi serta bukanlah pada arus kas dari investasi bersangkutan . Adalah pendekatan periode pendek dengan memakai angka rata-rata yang menyesatkan . Kurang mempertimbangkan periode waktu investasi
v Cara Payback Cara ini coba mengukur seberapa cepat investasi dapat kembali, karena itu basic yang dipakai yaitu aliran kas, bukanlah laba. Karenanya unit akhirnya bukanlah persentase, namun unit saat. Bila periode payback ini lebih pendek dari pada yang disyaratkan, jadi project disebutkan untungkan, sedang bila lebih lama project tidak diterima. Tetapi masalah intinya yaitu sulitnya memastikan periode payback maximum yang disyaratkan, untuk dipakai jadi angka pembanding. Dalam prakteknya, yang dipakai yaitu payback biasanya dari perusahaan-perusahaan yang semacam. Kekurangan beda dari cara ini yaitu diabaikannya nilai saat uang serta diabaikannya aliran kas sesudah periode payback. Pada akhirnya kekurangan pertama diatasi oleh cara Discounted Kontan Flow. Umpamanya project A dengan investasi 20 juta, dengan umur ekonomis 6 th., mempunyai aliran kas 6. 5 juta per th.. Project B dengan investasi 20 juta juga, umur ekonomis 10 th., aliran kas 6 juta per th.. Tingkat bunga yang dipandang relevan yaitu 10 persen. Jadi kurun waktu kurang 4 th., investasi A juga akan kembali, sedang B memerlukan saat lebih 4 th.. Tetapi dengan keseluruhan investasi B juga akan memberi penambahan kas yang semakin banyak (karna umur ekonomis yang lebih lama). Jadi dengan DCF ini cuma merampungkan problem diabaikannya nilai saat uang saja, namun belum juga bisa menangani problem diabaikannya aliran kas sesudah periode payback. Akan tetapi langkah tersebut tetaplah popular dipakai, tetapi cuma untuk pelengkap penilaian investasi saja, terlebih untuk perusahaan yang hadapi masalah likuiditas atau kelancaran keuangan periode pendek.
v Cara Net Present Value
Cara ini mengkalkulasi
selisih pada nilai saat
ini investasi dengan nilai saat ini
penerimaan-penerimaan kas bersih (oprasional ataupun
terminal kontan flow) di masa mendatang.
Untuk mengkalkulasi
nilai saat ini itu butuh ditetapkan terlebih dulu tingkat bunga yang
dipandang relevan. Jika
nilai saat ini penerimaan-penerimaan kas bersih di
masa mendatang semakin
besar dari pada nilai saat
ini investasi, jadi project
ini disebutkan untungkan
hingga di terima. Sedang jika nilainya kecil
(NPV negatif), project tidak
diterima karna tidak untungkan.
Cara ini cukup popular dipakai dalam penilaian investasi, karna dapat menangani kekurangan dari cara penilaian beda, yakni memerhatikan nilai saat dari uang (time value of money). Net present value dari satu investasi didefinisikan jadi pengurangan dari present value kontan outflow (proceeds) dikurangi present value kontan outflow (outlays)
Cara ini cukup popular dipakai dalam penilaian investasi, karna dapat menangani kekurangan dari cara penilaian beda, yakni memerhatikan nilai saat dari uang (time value of money). Net present value dari satu investasi didefinisikan jadi pengurangan dari present value kontan outflow (proceeds) dikurangi present value kontan outflow (outlays)
Cara Internal Rate of Return
Cara ini mengkalkulasi tingkat bunga yang menyamai nilai saat ini investasi dengan nilai saat ini penerimaan-penerimaan kas bersih di masa-masa yang akan datang. Jika tingkat bunga ini semakin besar dari pada tingkat bunga relevan (tingkat keuntungan yang disyaratkan), jadi investasi disebutkan untungkan, namun jika tingkat bunganya lebih kecil jadi investasi disebutkan merugikan.
Cara ini mengkalkulasi tingkat bunga yang menyamai nilai saat ini investasi dengan nilai saat ini penerimaan-penerimaan kas bersih di masa-masa yang akan datang. Jika tingkat bunga ini semakin besar dari pada tingkat bunga relevan (tingkat keuntungan yang disyaratkan), jadi investasi disebutkan untungkan, namun jika tingkat bunganya lebih kecil jadi investasi disebutkan merugikan.
v Cara Keuntunganability
Index
Cara ini mengkalkulasi perbandingan pada nilai saat ini penerimaan-penerimaan kas bersih di masa datang dengan nilai saat ini investasi. Jika Keuntunganability Index (PI) -nya semakin besar dari pada 1, jadi project disebutkan untungkan, namun jika kurang, jadi disebutkan tidak untungkan. Seperti cara NPV, jadi cara ini butuh memastikan terlebih dulu tingkat bunga yang juga akan dipakai.
4. Rencana Keuangan
Gagasan keuangan yaitu gagasan usaha untuk menjangkau tempat keuangan yang di cari dimasa mendatang.
1. Kenapa Perusahaan Memerlukan Dana?
Tiap-tiap perusahaan memerlukan dana untuk tetaplah beroperasi, karna kegagalan dalam membayar penyuplai bisa dapat buat bangkrutnya usaha. Manajer mesti bisa membedakan dua type pengeluaran :
• Pengeluaran Periode Pendek (Short Term/Operatinge Xpenditures)
• Pengeluran Periode Panjang (Long Term/Capital Xpenditures)
Cara ini mengkalkulasi perbandingan pada nilai saat ini penerimaan-penerimaan kas bersih di masa datang dengan nilai saat ini investasi. Jika Keuntunganability Index (PI) -nya semakin besar dari pada 1, jadi project disebutkan untungkan, namun jika kurang, jadi disebutkan tidak untungkan. Seperti cara NPV, jadi cara ini butuh memastikan terlebih dulu tingkat bunga yang juga akan dipakai.
4. Rencana Keuangan
Gagasan keuangan yaitu gagasan usaha untuk menjangkau tempat keuangan yang di cari dimasa mendatang.
1. Kenapa Perusahaan Memerlukan Dana?
Tiap-tiap perusahaan memerlukan dana untuk tetaplah beroperasi, karna kegagalan dalam membayar penyuplai bisa dapat buat bangkrutnya usaha. Manajer mesti bisa membedakan dua type pengeluaran :
• Pengeluaran Periode Pendek (Short Term/Operatinge Xpenditures)
• Pengeluran Periode Panjang (Long Term/Capital Xpenditures)
2. Pembelanjaan Atau Pembiayaan
Perusahaan (Corporate Financing)
Untuk penuhi keperluan juga akan pengeluaran periode pendek ataupun panjang, perusahaan memerlukan dana yg tidak saja bisa dipenuhi oleh kekuatan modal awal dari yang memiliki dan kekuatannya dalam menghasilakn laba, namun juga dana dari luar perusahaan bersamaan dengan perubahan perkembangan usahanya.
Untuk penuhi keperluan juga akan pengeluaran periode pendek ataupun panjang, perusahaan memerlukan dana yg tidak saja bisa dipenuhi oleh kekuatan modal awal dari yang memiliki dan kekuatannya dalam menghasilakn laba, namun juga dana dari luar perusahaan bersamaan dengan perubahan perkembangan usahanya.
• Sumber Dana Periode
Pendek.
Sumber dana periode pendek mencakup :
- Trade Kredit (Utang Dagang), berperan jadi sumber dana untuk perusahaan barang sudah bisa di terima namun pembayarannya diserahkan lalu.
- Utang Bank Periode Pendek Dengan Jaminan (Scured Short Term Loan), adalah sumber dana periode pendek yang begitu perlu.
- Utang Periode Pendek Tanpa ada Jaminan (Unsecured Short Term Loan), Utang ini adalah sumber dana periode pendek yang perlu untuk perusahaan. Dengan type utang ini, perusahaan tidaklah perlu menyerahkan jaminan pada bank.
- Letter Of Kredit, Yaitu janji tertulis dari bank untuk pihak konsumen untuk membayar beberapa uang pada perusahaan yang dituju (penjual) apabila beberapa keadaan sudah tercukupi.
- Commercial Paper, yaitu surat bernilai yang diterbitkan serta di jual oleh
perusahan besar serta terpercaya untuk penuhi keperluan periode pendeknya.
- Factoring. Perusahaan bisa peroleh dana secara cepat lewat factoring yakni dengan jual piutang perusahaan pada perusahaan 5faktor (perusahaan konsumen piutang) yang umumnya yaitu instansi keuangan.
Sumber dana periode pendek mencakup :
- Trade Kredit (Utang Dagang), berperan jadi sumber dana untuk perusahaan barang sudah bisa di terima namun pembayarannya diserahkan lalu.
- Utang Bank Periode Pendek Dengan Jaminan (Scured Short Term Loan), adalah sumber dana periode pendek yang begitu perlu.
- Utang Periode Pendek Tanpa ada Jaminan (Unsecured Short Term Loan), Utang ini adalah sumber dana periode pendek yang perlu untuk perusahaan. Dengan type utang ini, perusahaan tidaklah perlu menyerahkan jaminan pada bank.
- Letter Of Kredit, Yaitu janji tertulis dari bank untuk pihak konsumen untuk membayar beberapa uang pada perusahaan yang dituju (penjual) apabila beberapa keadaan sudah tercukupi.
- Commercial Paper, yaitu surat bernilai yang diterbitkan serta di jual oleh
perusahan besar serta terpercaya untuk penuhi keperluan periode pendeknya.
- Factoring. Perusahaan bisa peroleh dana secara cepat lewat factoring yakni dengan jual piutang perusahaan pada perusahaan 5faktor (perusahaan konsumen piutang) yang umumnya yaitu instansi keuangan.
• Sumber Dana Periode
Panjang.
Biasanya perusahaan memerlukan dana periode panjanguntuk penuhi pengeluaran periode panjangnya, seperti pembelian aktiva tetaplah. Supaya bias mulai usahanya perusahaan mesti keluarkan dana untuk bangunan serta perlengkapan. Pencarian dana periode panjang didapat dari :
- Pembiayaan Lewat Utang :
a) Utang periode panjang
b) Obligasi perusahaan
- Pembiayaan Dengan Modal Sendiri (Equity Financing) : a) Saham biasa
b) Laba ditahan
Biasanya perusahaan memerlukan dana periode panjanguntuk penuhi pengeluaran periode panjangnya, seperti pembelian aktiva tetaplah. Supaya bias mulai usahanya perusahaan mesti keluarkan dana untuk bangunan serta perlengkapan. Pencarian dana periode panjang didapat dari :
- Pembiayaan Lewat Utang :
a) Utang periode panjang
b) Obligasi perusahaan
- Pembiayaan Dengan Modal Sendiri (Equity Financing) : a) Saham biasa
b) Laba ditahan
KESIMPULAN
Manajemen Keuangan yaitu kesibukan yang memiliki serta manajemen perusahaan untuk peroleh sumber modal yang semurah-murahnya serta memakainya se-efektif, se-efisien, seproduktif mungkin saja untuk hasilkan laba.
Manajemen Keuangan yaitu kesibukan yang memiliki serta manajemen perusahaan untuk peroleh sumber modal yang semurah-murahnya serta memakainya se-efektif, se-efisien, seproduktif mungkin saja untuk hasilkan laba.
Kesibukan perusahaan dilihat dari pojok manajemen
keuangan jadi pekerjaan
manajer keuangan. Tugasnya diantaranya :
1. Pencapaian dana dengan cost murah
2. Pemakaian dana efisien serta efisien
3. Analisa laporan keuangan
4. Analisa lingkungan Internal serta eksternal yang terkait dengan ketentuan rutin
1. Pencapaian dana dengan cost murah
2. Pemakaian dana efisien serta efisien
3. Analisa laporan keuangan
4. Analisa lingkungan Internal serta eksternal yang terkait dengan ketentuan rutin
Berdasar pada pekerjaan
itu, manajemen keuangan mempunyai
maksud diantaranya :
1. Mengoptimalkan nilai perusahaan
2. Membina rekanan dengan pasar modal serta pasar uang
3. Sifat Basic Perusahaan
1. Mengoptimalkan nilai perusahaan
2. Membina rekanan dengan pasar modal serta pasar uang
3. Sifat Basic Perusahaan
Maksud perusahaan yaitu
mencari laba serta menjaga
keberlangsungan hidupnya. Dalam aktivitasnya mencari laba, yang
memiliki berikan wewenang pada
manajemen untuk melakukannya.
Dalam usahanya peroleh laba, manajemen mesti berperilaku :
1. Memaksimumkan nilai perusahaan, berarti manajemen
mesti mengahasilkan laba semakin
besar dari cost modal yang
digunakannya.
2. Tanggung jawab sosial, berarti dalam mencari
laba, manajemen tidak bisa
mengakibatkan kerusakan lingkungan alam, sosial, serta budaya.
3. Norma, berarti
manajemen dalam mengupayakan laba mesti tunduk pada beberapa etika sosial di lingkungan mereka bekerja serta tidak bisa menipu orang-orang customer.
DAFTAR PUSTAKA
http://tkampus.blogspot.com/2012/01/manajemen-keuangan.html
http://yusnikasyifa.blogspot.com/2012/01/manajemen-keuangan-perusahaan.html
http://khairunnisafathin.wordpress.com/2010/11/15/manajemen-keuangan-perusahaan/