Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Arsip Blog

KEWIRASWASTAAN DAN USAHA KECIL

By On Oktober 17, 2017



KEWIRASWASTAAN DAN USAHA KECIL ( PENGANTAR BISNIS BAB IV )
 Nama : Rahmat Jatnika 
 Kelas : 1EB02
 NPM : 24217894   
      
KATA PENGANTAR
Puji sukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan yang maha esa, karna karena rahmat serta hidayahnya saya dapat merampungkan pekerjaan pengantar usaha bab IV yang berjudul “Kewirasastaan serta Usaha kecil”. Pekerjaan ini diserahkan manfaat penuhi nilai mata kuliah pengantar usaha.
Keinginan saya mudah-mudahan tulisan ini dapat menolong menaikkan pengetahuan serta pengalaman untuk beberapa pembaca, hingga saya bisa melakukan perbaikan bentuk ataupun isi pekerjaan ini serta nantinya bisa tambah baik.
saya mengerti kalau dalam pengaturan tulisan ini jauh dari prima, baik dari sisi pengaturan, bahasan, maupun penulisannya. Oleh karenanya saya menginginkan kritik serta anjuran yang sifatnya membuat, terutama dari dosen mata kuliah pengantar usaha manfaat jadi referensi dalam bekal pengalaman untuk saya untuk tambah baik di masa mendatang.
Jakarta, 1 Oktober 2017
   Penulis         

BAB I
PENDAHULUAN
Dalam mulai satu perusahaan yang juga akan kita buat, kita mesti dapat memastikan apa yang cocok untuk kita lakukan. Terlebih dalam ketahui basic dasar berwiraswasta serta kemungkinan resiko yang juga akan kita hadapi. Terlebih di usaha kecil. Karna sebelumnya perusahaan jadi besar, perusahaan mesti mempersiapkan dengan baik bagaimana caranya langkah meningkatkan usahanya supaya tidak berlangsung beberapa hal yang dikehendaki pada step awal. Sebab, pada step awal, disinilah banyak berlangsung masalah. Oleh karena itu Beberapa hal yang juga akan dibicarakan untuk ketahui langkah – langkah berwiraswastaan serta ketahui usaha kecil yaitu :

1. Kewiraswastaan, wiraswasta, wiraswastawan
2. Perusahaan kecil dalam lingkungan perusahaan
3. Perubahan franchising di Indonesia
4. Tanda-tanda perusahaan kecil
5. Ketidaksamaan pada kewirausahaan serta usaha kecil

TUJUAN PENULISAN
. • Untuk tahu mengenai wiraswastawan
• Untuk ketahui unsur-unsur perlu wiraswasta
• Untuk mengerti langkah masuk perusahaan
• Untuk mengerti beberapa kiat pilih usaha lewat cara waralaba (franchising)
• Untuk tahu beberapa jenis usaha yang mungkin diwaralabakan
• Untuk mengerti kemampuan serta kekurangan perusahaan kecil
• Untuk mengerti keuntungan perusahaan kecil
• Untuk mengerti kekurangan perusahaan kecil
• Untuk mengerti beberapa cara meningkatkan perusahaan kecil
  Untuk mengerti kegagalan-kegagalan perusahaan kecil

MANFAAT PENULISAN
• Untuk menerangkan bagaimana caranya – langkah meningkatkan usaha kecil supaya jalan sesuai sama tujuan yang telah direncanakan. Diluar itu juga menaikkan pengetahuan mengenai kemungkinan resiko yang perlu di hindari dalam melakukan usaha kecil..

BAB II
PEMBAHASAN
       1. Kewiraswastaan
(Enterpreneurship) yaitu kekuatan serta tekad seorang untuk memiliki resiko dengan menginvestasikan serta mempertaruhkan saat, uang, serta usaha untuk mulai satu perusahaan serta membuatnya berhasil. Lewat usaha yang digerakkannya, yang berkaitan berencana serta menginginkan kompensasi berbentuk keuntungan di samping juga kenikmatan. Sektor bisnis atau perusahaan yang dibuat oleh seorang dengan kepribadian spesifik (wiraswastawan/pengusaha) jadi alternative penyediaan lapangan kerja, minimum untuk si yang memiliki modal itu, kita sebut wiraswasta.
      2. Wiraswasta
Pengertian wiraswastawan menunujuk pada pribadi spesifik yang dengan kualitatif lebih dari umumnya manusia biasanya, yakni pribadi yang mempunyai kekuatan untuk :
1. Berdiri di atas kemampuan sendiri
2. Mengambil ketentuan untuk diri sendiri
3. Mengambil keputusan maksud atas basic pertimbangannya sendiri
4. Ambil resiko
5. Tegas
6. Memperhatikan lingkungan sosial untuk menjangkau skala hidup yang tambah baik untuk semuanya orang

v  Peranan wiraswastawan
• Memimpin usaha dengan tehnis ataupun ekonomis dengan beragam segi perananonal
• Mencari keuntungan bisnis
• Membawa perusahaan ke arah kekuatan
• Mengenalkan hasil produksi baru
• Mengenalkan langkah produksi yang lebih maju
• Buka pasar
• Merebut sumber bahan mentah ataupun bahan 1/2 jadi
• Melaksanakan bentuk organisasi perusahaan yang baru

v  Unsur penting wiraswasta
Dalam wiraswasta terdapat banyak unsur perlu yang keduanya sama-sama berkaitan. Unsur-unsur tersebut yaitu :
• Unsur pengetahuan
Mencirikan tingkat penalaran yang dipunyai seorang. Biasanya unsur pengetahuan banyak ditetapkan oleh tingkat pendidikan orang berkaitan.
• Unsur ketrampilan
Biasanya didapat lewat latihan serta pengalaman kerja riil. Wiraswastawan yang diperlengkapi ketrampilan tinggi juga akan memiliki kesuksesan yang lebih tinggi.
• Unsur kewaspadaan
Adalah gabungan unsur pengetahuan serta sikap mental dalam hadapi kondisi mendatang. Kewaspadaan terkait dengan pemikiran atau gagasan aksi untuk hadapi suatu hal yang mungkin saja berlangsung atau disangka yang juga akan dialami
.
3. Perusahaan Kecil dalam Lingkungan Perusahaan
Usaha Kecil adalah usaha yang memiliki jumlah tenaga kerja kurang dari 50orang, atau berdasar pada Undang-Undang Nomor 9 Th. 1999, kelompok usaha kecil yaitu yang mempunyai kekayaan bersih paling banyak Rp. 200. 000. 000, 00 (tidak termasuk juga tanah serta bangunan) penjualan paling banyak Rp. 1. 000. 000. 000. Punya Warga Negara Indonesia, bukanlah afiliasi tubuh usaha beda (berdiri dengan sendiri), serta berupa usaha perseorangan, tubuh usaha, atau koperasi.

Jadi bisa disimpulkan kalau perusahaan kecil dalam lingkungan perusahaan adalah perusahaan kecil yang sudah mempunyai managemen perusahaan tingkat perusahaan besar. Bisa kita saksikan billa kita menginginkan buat satu perusahaan, itu semuanya mesti diawali dari yang kecil. Karna dengan sejalannya perusahaan, jadi perusahaan yang kita buatpun bukanlah tidak mungkin untuk jadi perusahaan yang besar.

Perusahaan Kecil memegang peran perlu dala komune perusahaan swasta. Pengalaman di sebagian Negara maju (Amerika, Inggris, Jepang, dsb) menunjukka kalau komune perusahaan kecil memberi peran yang butuh dihitung di bagian produksi, pajak, penyedia lapangan kerja, serta beda sebagainnya. Sering dari perusahaan kecil keluar beberapa ide baru yang disebut terobosan perlu dala keadaan perekonomian yg tidak untungkan. Perusahaan yang saat ini sudah besar, seperti General Elektrik, IBM, PT ASTRA International, dan sebagainya, yang pada awalnya yaitu perusahaan kecil. Dengan beberapa kiat spesifik dari pebisnis, perusahaan kecil bisa berkembang dengan cepat jadi perusahaan raksasa.

v  Cara memasuki perusahaan kecil ada tiga cara yaitu :
*Dengan melanjutkan usaha orangtua contoh orangtua kita memiliki usaha warung makan. Demikian orangtua telah tua jadi yg meneruskannya yaitu kita.
* beli perusahaan yang sudah ada
*dengan langkah mulai usaha yang sekalipun baru.

v  Perkembangan franchising di Indonesia
Waralaba atau Franchising (dari bhs Prancis untuk kejujuran atau kebebasan) yaitu hak-hak untuk jual satu product atau jasa ataupun layananan. Sedang menurut versus pemerintah Indonesia, yang disebut dengan waralaba yaitu perikatan di mana satu diantara pihak diberi hak memakai serta atau memakai hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari keunikan usaha yang dipunyai pihak beda dengan satu imbalan berdasar pada kriteria yang diputuskan oleh pihak beda itu dalam rencana penyediaan serta atau penjualan barang serta jasa.

v  kiat-kiat memilih usaha dengan cara waralaba ( franchising)

Menurut ketua asosiasi franchise indonesia (afi) anang sukandar, ada beberapa kiat spesifik dalam pilih usaha waralaba yang baik. Usaha waralaba yang baik yaitu usaha yang diperlukan keseharian yakni makan, minuman, pendidikan, salon, bengkel, bagian ritel, tea franchise. Diluar itu, anang menyebutkan terdapat banyak daerah yang punya potensi meningkatkan produknya untuk waralaba seperti di jateng serta jogja makanan serta batik, bali dengan product kerajinan kayu serta baju. Anang juga mengingatkan supaya beberapa pemodal franchise tea baiknya waspada dalam memastikan ambil kesempatan usaha lewat waralaba seperti franchise teh. Mengingat saat ini seringkali berlangsung kerancuan pada waralaba (franchise) dengan business opportunity (bo). Rencana waralaba franchise teh yang dengan legal serta dalam pp no 42 th. 2007 di uraikan kalau waralaba teh mesti dapat dibuktikan betul-betul untungkan, diluar itu sistem aplikasi bisnisnya gampang diaplikasikan serta di ajarkan pada pengambil pewaralaba dan sebagainya.

v  Jenis-jenis usaha yang diwaralabakan
• Product serta jasa otomotif
• Pertolongan serta jasa bisnis
• Product serta jasa konstruksi
• Jasa pendidikan
• Rekreasi serta hiburan
• Fastfood serta take away (makanan siap saji)
• Stand makanan/foodstall
• Perawatan kesehatan, medis serta kecantikan
• Jasa bersihkan rumah

v      Ciri-ciri perusahaan kecil
Pada umumnya perusahaan kecil merujuk pada tanda-tanda tersebut :
• Manajemen berdiri dengan sendiri. Umumnya beberapa manajer perusahaan yaitu pemiliknya juga, dengan predikat yang disandang mereka mempunyai kebebasan untuk melakukan tindakan serta memutuskan.
• Investasi modal terbatas. Biasanya modal perusahaan kecil disiapkan oleh seseorang yang memiliki atau sekumpulan kecil yang memiliki, karna jumlah modal yang dibutuhkan relative kecil.
• Daerah operasinya local. Dalam hal semacam ini majikan serta karyawan tinggal dalam satu lingkungan yang berdekatan dengan letak perusahaan.
• Ukuran keseluruhannya relative kecil (penyelenggara di bagian operasinya tidak dominant)

v  Kekuatan dan kelemahan perusahaan kecil
Kenyataan memberikan, banyak wiraswastawan mulai aktivitasnya dalam perusahaan kecil sebelumnya pada akhirnya berkembang jadi besar. Beragam sektor bisnis memberi peluang usaha, tingkat pencapaian keuntungan, ataupun tingkat reiko yg tidak sama. Lepas dari bbidang usaha yang diambil, sebagaimanna didapati pada nyaris semuanya keadaan, perusahaan kecil juga mempunyai kemampuan serta kekurangan. Kemampuan perusahaan kecil terlebih sehubungan dengan kebebasanya untuk melakukan tindakan serta beradaptasi dengan keperluan setempat. Demikian sebaliknya kekurangan perusahaan kecil terlebih terkait dengan spesilalisasi, modal serta jaminan pekerjaan pada karyawannya.

v  Keuntungan perusahaan kecil
Kebebasan dalam melakukan tindakan merujuk pada fleksibilitas gerak perusahaan serta kecepatannya dalam menghadapi perubahan tuntutan pasar. Hal semacam ini lebih sangat mungkin dalam perusahaan kecil karna ruangan lingkup service perusahaan relative kecil, hingga penyesuaian pada adopsi tehnologi yang sesuai sama keperluan pasar bisa dikerjakan secara cepat.
Penyesuaian dengan keperluan setempat bisa jalan lebih baikterutama karna dekatnya perusahaan dengan orang-orang setempat, keeratan hubungan dengan pelanggan, dan fleksibilitas penyesuaian volume usaha dalam hubungannya dengan tuntutan perubahan selera pelanggan.

v  Kelemahan perusahaan kecil
Perusahaan dengan ukuran apa sajakah (Besar, tengah, ataupun kecil) senantiasa mengadung kemungkinan. Perusahaan kecil lebih gampang dipengaruhi oleh perubahan kondisi, keadaan ekonomi, persaingan perebutan, serta tempat yang jelek. Kekurangan perusahaan kecil yang terlebih terkait dengan spesialisasi, modal serta jaminan pekerjaan pada karyawannya.

v  Mengembangkan perusahaan kecil
Untuk meningkatkan perusahaan dibutuhkan pertimbangan yang masak pada tiga hal : profil pribadi (dalam hubungannya dengan kelayakan credit, beberapa rujukan, rincian pengalaman perusahaan), profil perusahaan (dalam hubungannya dengan histori, analisa mengenai beberapa kompetitor serta pasar, startegi persaingan perebutan serta gagasan opersai, gagasan arus uang kontan serta analisa pulang rokok) dan paket utang (dalam hubungannya dengan jumlah yang disuruh, type utang yang disuruh, argumen pembenaran, jadwalan pembayaran kembali- serta beberapa ketetapan pembayaran). Pertimbangan yang masak untuk meningkatkan perusahaan, membutuhkan kejelian yang berkaitan erat dengan kekuatan manajemen, pemenuhan keperluan modal, penentuan bentuk kepemilikan perusahaan serta kiat untuk memenangi persaingan perebutan pasar.

v  Kegagalan perusahaan kecil
Banyak factor yang menyebabakan terjadinya kegagalan dalam perusahaan kecil. Beberapa penyebabnya kegagalan sudah dijelaskan misalnya kurang pengalaman manajemen, minimnya modal, minimnya kekuatan dalam promosi penjualan, ketakmampuan untuk menagih piutang yang macet, pemakaian tehnologi yang telah ketinggal jaman, minimnya rencana perusahaan, persoalan kecakapan pribadi, kekeliruan penentuan sektor bisnis, dana bebrapa beda.

v  Perbedaan antara kewirausahaan dan bisnis kecil
Kewirausahaan yaitu satu profesi yang muncul karna hubungan pada ilmu dan pengetahuan yang dapat didapat dari pendidikan resmi Sedang usaha kecil yaitu seni yang dapat di gali dengan rangkaian kerja yang didapatkan dalam praktik maupun penerusan dari usaha usaha yang sudah jalan. Seperti usaha kecil orangtua kita yang kita teruskan karna kita dapat belajar dari orangtua kita yang umum menggerakkan usaha itu


Kesimpulan
            Pada pembuatan tulisan yang berjudul “Kewiraswastaan serta Usaha Kecil” dapat diambil kesimpulan kalau kewiraswastaan serta usaha kecil begitu terkait serta banyak mempunyai maksud serta persamaan seperti pengukuran potensi usaha sama, kemampuan serta varietas dapat disebutkan nyaris sama karna buat lapangan kerja, unsur permodalan cuma diliat dari pojok pandang yang berlainan saat mulai serta diawali, jiwa enterpreneur yang dipunyai sama, ujung pangkalnya yaitu pengembangan potensi enterpreneur sejatinya, apakah abadi atau tidak.

Saran
                Agar dalam berorganisai dapat berjalan dengan baik dan semakin berkembang. Ide ide harus ditambahkan dengan selalu mengikuti seminar seminrar atau salig sharing sesama teman banyak agar masalah yang membuat organisasi terpecah bisa kita selesaikan bersama.                 

DAFTAR PUSTAKA
https://sites.google.com/site/kewiraswastaan/
http://wahidsyahbani.blogspot.com/2012/10/perusahaan-kecil-dalam-lingkungan.html
http://fachrurrozyezy740.blogspot.com/2010/10/kewiraswastaan-dan-perusahaan-kecil.html

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »